Empat Penggawa PSMS Enggan Teken Kontrak
Empat Penggawa PSMS Enggan Teken Kontrak
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Beberapa cikal bakal penggawa PSMS Medan berpikir dua kali untuk bergabung.
Alasan fundamental menyasar pada finalisasi legalitas PSMS menjemput kompetisi musim ini. Dua alasan lainnya, yakni tawaran nilai kontrak yang kurang memadai, dan kericuhan internal klub yang melibatkan PT Pesemes dengan 40 klub.
Kabar teranyar, empat pemain enggan membubuhkan tanda tangan di atas nota kontrak. Yakni, dua mantan penggawa kawakan PSMS LPIS, Donny Fernando Siregar dan Romy Agustiawan, serta dua eks pilar PSMS LI, Muhammad Afan Lubis dan Riko Simanjuntak.
Donny Siregar membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku khawatir dengan proses finalisasi legalitas klub. PSSI hanya bersedia mengeluarkan legalitas, jika PSMS memenuhi tiga syarat. Ketiganya adalah perubahan nama ketua umum pada akta, penyelesaian tunggakan gaji, dan merangkul mantan Ketua Umum PSMS LI Indra Sakti Harahap.
"Aku yakin kalau itu pasti bisa selesai. Berkali-kali PSMS dilanda masalah, tetap juga PSSI memberi izin kompetisi. Tapi, aku butuh kejelasan karierku secepatnya," ucapnya kepada Tribun di Medan, Minggu(2/2/2014).
Beredar kencang, dua klub Divisi Utama sedang mengarahkan sorotan padanya. Pro Duta dan PSIS Semarang teramat getol memakai jasanya. PSIS merupakan mantan klub yang dibelanya dua musim silam.
"Jujur, aku masih dilema. Aku lebih condong ke PSMS Medan, tapi aku juga dapat tawaran dari dua klub. PSIS Semarang sudah serius, Pro Duta jauh lebih serius lagi. Soal nominal kontrak yang ditawarkan, lebih tinggi dari PSMS," ungkap ayah El Nino Iniesta Siregar.
Setali tiga uang, Romy Agustiawan juga kalut dengan belum rampungnya legalitas. Apalagi, baru perubahan nama ketua umum pada akta yang kelar. Sedangkan penyelesaian tunggakan masih berbau silang pendapat.
Pengurus menganggap tunggakan sudah beres dengan pengucuran tali asih, sementara sebagian besar pemain PSMS LI menilai tali asih bukanlah rasionalisasi yang sepatutnya.
"Bingung aku. Kalau ditanya ingin main di mana? Ya jelas ingin main di PSMS. Tapi, aku juga dapat tawaran dari PSIS dan Persepar. Apalagi, Persepar terus mengontakku untuk segera bergabung," beber pemain yang berposisi sebagai bek.
Romy juga mengeluhkan perihal kecilnya nominal kontrak yang ditawarkan. Namun, menurutnya, tawaran dari pengurus sah-sah saja, sebagaimana ia juga sah secara hak menolak untuk bergabung. (*)
0 komentar:
Posting Komentar