Masuk Jalur TransJakarta, Siap-siap STNK Diblokir
F: Bus Trans Jakarta (ist)
JAKARTA – Proyek pembangunan MRT (Mass Rapid Transit) akan segera dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Imbas dari megaproyek di Ibukota ini adalah akan memperparah kemacetan di ruas jalan yang bersinggungan dengan pembangunan MRT.
Risiko ini sudah diprediksi oleh Wakil Gunernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, sapaan akrab Basuki, sudah punya formula untuk mengatasi kemacetan akibat proyek pengembangan MRT ini.
“Nantinya kita akan bikin bagus ruas jalan Trans Jakarta, menambah unit Trans Jakarta dan memberikan bus tingkat dari Blok M ke Kota dan Tanah Abang. Ini bisa digunakan oleh masyarakat agar tidak perlu macet-macetan di jalan,” jelas Ahok saat meresmikan Rain Water Harvesting bersama Yamaha Indonesia di SMPN 122, Jakarta Utara, Sabtu (12/10/2013).
Ahok menegaskan, bila nanti transportasi massal sudah benar-benar diperbaiki di Jakarta, warga Ibukota perlu memanfaatkan dengan sebaiknya. Karena sudah pasti kemacetan akan semakin parah dengan dibangunnya MRT, tapi masyarakat tetap menggunakan kendaraan pribadi.
“Silahkan masyarakat memanfaatkan transportasi massal seperti Trans Jakarta. Nanti tidak ada lagi pengendara yang masuk di jalur Trans Jakarta. Kita akan koordinasikan dengan kepolisian, dengan denda tilang yang besar sampai Rp3 juta atau kita blokir sekalian STNK-nya,” lanjut Ahok.
Sanksi tegas ini memang diperlukan agar para pengendara bisa semakin disiplin dan tidak lagi menggunakan jalur busway untuk berkelit dari kemacetan. “Kalau tidak mau macet, manfaatkan transportasi massal, jangan bawa kendaraan pribadi,” tutup Ahok.
Risiko ini sudah diprediksi oleh Wakil Gunernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, sapaan akrab Basuki, sudah punya formula untuk mengatasi kemacetan akibat proyek pengembangan MRT ini.
“Nantinya kita akan bikin bagus ruas jalan Trans Jakarta, menambah unit Trans Jakarta dan memberikan bus tingkat dari Blok M ke Kota dan Tanah Abang. Ini bisa digunakan oleh masyarakat agar tidak perlu macet-macetan di jalan,” jelas Ahok saat meresmikan Rain Water Harvesting bersama Yamaha Indonesia di SMPN 122, Jakarta Utara, Sabtu (12/10/2013).
Ahok menegaskan, bila nanti transportasi massal sudah benar-benar diperbaiki di Jakarta, warga Ibukota perlu memanfaatkan dengan sebaiknya. Karena sudah pasti kemacetan akan semakin parah dengan dibangunnya MRT, tapi masyarakat tetap menggunakan kendaraan pribadi.
“Silahkan masyarakat memanfaatkan transportasi massal seperti Trans Jakarta. Nanti tidak ada lagi pengendara yang masuk di jalur Trans Jakarta. Kita akan koordinasikan dengan kepolisian, dengan denda tilang yang besar sampai Rp3 juta atau kita blokir sekalian STNK-nya,” lanjut Ahok.
Sanksi tegas ini memang diperlukan agar para pengendara bisa semakin disiplin dan tidak lagi menggunakan jalur busway untuk berkelit dari kemacetan. “Kalau tidak mau macet, manfaatkan transportasi massal, jangan bawa kendaraan pribadi,” tutup Ahok.
(zwr)
0 komentar:
Posting Komentar