First Impression New Honda Brio 1.2L A/T


detail berita
F: New Honda Brio (Septian P / Okezone)



JAKARTA - Selain meluncurkan Brio Satya sebagai produk mobil murah ramah lingkungan, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga melansir New Honda Brio. Meski beda kelas, namun mesin yang digunakan sama persis.



Okezone mendapat kesempatan untuk kencan singkat dengan New Brio 1.2L A/T. Meski berkapasitas lebih kecil dari Brio pendahulu yang bermesin i-VTEC 1.3 liter, model ini terasa cukup lincah.



Untuk diketahui, New Brio diperkuat mesin i-VTEC SOHC 1.2 liter 4 silinder yang mampu menghembuskan tenaga 88 hp dengan torsi 11,1 Kg.m. Teknologi terkini juga tersemat dalam mobil ini seperti Drive by Wire, Shift Hold Control dan Grade Logic Control.



Dalam sebuah ajang bertajuk Honda Brio Media Challenge dan Limited Test Drive, para awak media ditantang untuk melakukan Sliding U-Turn. Disediakan sebuah garis berbentuk persegi panjang dan setiap peserta diharuskan untuk memarkirkan Brio di dalam kotak tersebut.



Pembalap nasional Alvin Bahar turut dihadirkan untuk memperagakan dan membimbing para peserta. Dirinya terlihat begitu mudah saat mempraktekkan Sliding U-Turn. Buritan Brio terlihat begitu enteng saat diajak "goyang".



Giliran Okezone tiba. Saya pun menuju mobil dan mencari posisi nyaman. Meski berukuran mungil, ruang kemudi Brio cukup nyaman bagi saya yang memiliki tinggi 175 cm dengan berat badan 83 kg.



Tuas persneling dipindah dari posisi P (parking) ke D (drive). Pedal akselerator pun diinjak dan mobil meluncur. Sesaat mencapai garis start saya coba menggunakan rem tangan agar dapat melakukan sliding. Karena belum terbiasa, hal ini cukup sulit dilakukan.



Pada kesempatan pertama posisi mobil yang saya kemudikan gagal finish di dalam kotak. Hal itu lantaran saya terlalu cepat menarik rem tangan.



Pada kesempatan kedua, saya berusaha lebih tenang. Meluncur deras sejak awal start menjadi titik penting dalam melakukan aksi ini. Sesaat memasuki area kotak, setir dibelokan dan diikuti menarik rem tangan. Mobil pun terparkir sempurna di dalam kotak.



Usut punya usut, mudahnya Brio dalam melakukan sliding karena sistem pengeremannya telah mengadopsi Anti-Lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD). Fitur ini untuk menjaga manuver tetap stabil. (ian)




0 komentar:

Posting Komentar